Mini Gathering di Singapura

Mini gathering yang bertepatan dengan hari terakhir CommunicAsia 2007, kemarin, akhirnya terealisasi juga.



Peserta hanya lima orang. Pak Sony Chua menjadi orang pertama yang tiba di lokasi gathering, Starbucks Liat Towers, Orchard Road. Sekitar pukul 20.00 Pak Ari Cheelonk muncul, usai mengikuti rapat mendadak di kantor.

Menjelang pukul 21.00 saya baru tiba di lokasi. Terlambat, namun sebenarnya lebih cepat dari rencana semula yang diperkirakan paling cepat baru bisa tiba pukul 21.00.

Beberapa menit lewat pukul 21.30 Pak Dadang Beni (maaf kalau ejaannya salah) bergabung bersama seorang rekannya.

Dengan menumpang mobil KIA Pak Ari kami lalu meluncur ke Mustafa Center. Sembari menanti saya menukar Rp 200 ribu dengan lembaran dolar Singapura, Pak Sony dan Pak Ari mengantar Pak Dadang dan Pak Wawan masuk ke Mustafa. Kebetulan Pak Dadang dan rekannya belum pernah ke sana. Saya sendiri baru satu kali ke Mustafa, dua tahun silam, yang berujung dengan tidur di kursi taman Orchard Road. Hiks....

Hanya dalam hitungan menit empat sekawan Gadtorade telah keluar. Sedangkan saya masih terpaku dalam antrean panjang penukaran uang.

Pak Ari langsung berinisiatif menjadi money changer dadakan. Lembaran IDR di tangan saya, tanpa harus antre beralih jadi lembaran SGD.

Geylang menjadi tempat tujuan berikutnya. Beberapa kali kami harus berputar mencari tempat parkir yang berdekatan dengan tempat penjual durian. Eh... semua penuh.

Selama berputar mencari tempat parkir kosong, kami melewati lokasi penjual "durian". Di salah satu lokasi, tak jelas rumah atau semacam wisma, terpampang spanduk. "Lucky Draw Just spent..." Begitu antara lain tulisan yang tercetak di spanduk itu. Kata lucky draw tercetak besar. Entah apa kalimat lengkap di spanduk itu karena laju mobil yang dikemudikan Pak Ari lebih cepat daripada laju mata saya dalam menangkap tulisan di spanduk tersebut.
Dugaan saya, kalau konsumen "berbelanja" dalam jumlah tertentu di sana, maka ia akan mendapatkan bonus "durian" yang bisa memakan daging steak maupun "stik". Ha... ha... ha....

Setelah beberapa kali berputar, termasuk sekali masuk ke jalan buntu, akhirnya kami berhasil memperoleh tempat parkir. Tidak dekat dengan penjual durian favorit Pak Ari, namun masih dalam batas toleransi untuk dicapai dengan berjalan kaki.

Dua butir durian kami lahap berlima. Daging duriannya tebal. Hmm... lezat.

Tuntas menikmati durian, kami kembali ke mobil. Dalam perjalanan menuju ke lokasi parkir, saya menjadi model dadakan. Fotografernya Pak Ari dan Pak Sony yang sama-sama memakai Canon Powershot S3IS plus Pak Dadang yang "bersenjatakan" salah satu tipe Canon DSLR. Lokasinya di bawah tiang bertuliskan Geylang. Barangkali baru kali ini ada fotomodel yang tambun dan sama sekali tidak fotogenik beraksi. He... he... he....

Mini gathering tadi malam berakhir dengan diantarkannya masing-masing peserta ke tempat menginap atau rumah masing-masing oleh Pak Ari. Pak Dadang dan Pak Wawan di York Hotel, saya di Meritus Mandarin, dan Pak Sony di kawasan Toa Payoh.

Foto-foto lainnya bisa dilihat di :

Salam,
Herry SW

Comments

wah gak bilang ada gathering

HSBDO's picture

wah gak bilang ada gathering padahal baru balik minggu sore kemarin

Post new comment

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.
If you have a Gravatar account, used to display your avatar.
  • Allowed HTML tags: <a> <em> <strong> <cite> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd> <img>
  • Lines and paragraphs break automatically.
  • Use <!--pagebreak--> to create page breaks.
  • Web page addresses and e-mail addresses turn into links automatically.

More information about formatting options